Terungkap! Ini Penyebab Wabah HIV Menggila di Fiji hingga Ditetapkan Darurat Nasional
WASHINGTON, iNews.id - Wabah Human Immunodeficiency Virus (HIV) menggila di Fiji hingga pemerintah menetapkan keadaan darurat nasional. Negara kepulauan di Pasifik itu menghadapi lonjakan infeksi yang disebut berkaitan dengan meningkatnya penggunaan narkoba suntik serta penularan melalui hubungan seksual.
Menteri Kesehatan Fiji Atonio Lalabalavu mengumumkan keadaan darurat HIV pada Selasa (15/8/2026), setelah negara tersebut mencatat 2.060 kasus baru HIV sepanjang 2025.
Lonjakan tersebut membuat sekitar 1 dari setiap 60 orang dewasa di Fiji kini diperkirakan hidup dengan HIV. Angka itu meningkat tajam dibandingkan lima tahun sebelumnya, ketika diperkirakan hanya 1 dari 167 penduduk yang hidup dengan virus tersebut.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah meningkatnya penggunaan narkoba suntik di Fiji. Negara kepulauan tersebut diketahui menjadi titik transit penting perdagangan narkotika dari Amerika Serikat menuju pasar di Australia, Selandia Baru, serta sejumlah wilayah Asia.
Penggunaan narkoba melalui jarum suntik dapat meningkatkan risiko penularan HIV ketika peralatan suntik digunakan secara bergantian. Kondisi tersebut kemudian diperburuk oleh penularan seksual yang masih terus terjadi.