Terungkap! Ini Penyebab Wabah HIV Menggila di Fiji hingga Ditetapkan Darurat Nasional
Rendahnya penggunaan kondom dan stigma sosial terhadap HIV turut menjadi hambatan dalam upaya mengendalikan penyebaran virus. Banyaknya warga yang tidak mengetahui status kesehatannya juga membuat penularan semakin sulit diputus.
Penasihat Fiji untuk Program Bersama PBB tentang HIV/AIDS (UNAIDS), Renata Ram, menyoroti cepatnya penyebaran epidemi tersebut.
"Hal yang paling mengkhawatirkan saya adalah kecepatan penyebaran epidemi ini dan banyaknya orang yang tak sadar bahwa mereka mungkin hidup dengan HIV," kata Ram, seperti dikutip dari CNN.
Data UNAIDS menunjukkan hanya sekitar 39 persen warga Fiji yang terpapar HIV mengetahui status mereka. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 22 persen yang menjalani pengobatan.
Wabah tersebut bahkan telah menjangkau bayi. Save the Children Fiji mencatat 59 bayi tertular HIV dari ibu mereka sepanjang 2025. Seorang bayi berusia 2 bulan menjadi pasien termuda yang teridentifikasi mengidap HIV sekaligus tuberkulosis (TB).