Thailand-Kamboja Perang Lagi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Desak 2 Negara Tahan Diri
Juru micara militer Thailand Mayor Jenderal Winthai Suvaree mengatakan, serangan ini merupakan pembelasan langsung terhadap serangan mematikan Kamboja.
“Targetnya adalah posisi dukungan bersenjata Kamboja di daerah Chong An Ma Pass, karena target tersebut menggunakan artileri dan peluncur mortir untuk menyerang pihak Thailand di Pangkalan Anupong,” ujarnya.
Di sisi lain, militer Kamboja balik menuduh Thailand memicu eskalasi. Dalam pernyataan resmi, Phnom Penh menyebut serangan udara Thailand merupakan kelanjutan dari serangkaian tindakan provokatif sejak beberapa hari terakhir.
“Perlu dicatat bahwa serangan ini terjadi setelah pasukan Thailand terlibat dalam berbagai tindakan provokatif,” bunyi pernyataan militer Kamboja.
Serangan terbaru ini sekaligus mengancam proses gencatan senjata yang sudah rapuh, ditengahi oleh Anwar Ibrahim dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pemimpin Thailand dan Kamboja meneken deklarasi damai di sela KTT ASEAN pada akhir Oktober.
Editor: Anton Suhartono