Toko dan Kafe Dibuka Setelah 2 Bulan, Singapura Menggeliat Lagi

Anton Suhartono ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 18:46 WIB
Toko dan Kafe Dibuka Setelah 2 Bulan, Singapura Menggeliat Lagi

Singapura menggeliat setelah pembatasan dilonggarkan pada 19 Juni (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Aktivitas di Singapura kembali berdenyut setelah toko-toko, kafe, serta kegiatan bisnis lainnya mulai dibuka, Jumat (19/6/2020). Aktivitas perekonomian dihentikan 2 bulan lebih untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pemerintah melonggarkan pembatasan setelah kasus virus corona terus menurun. Meski demikian pemerintah mengingatkan warganya untuk tak terlena dengan pelonggaran ini karena kasus Covid-19 bisa saja melonjak lagi.

“Saya yakin kita sudah menantikan hari ini sejak lama! Tapi tolong, jangan berlebihan merayakannya,” kata Perdana Menteri Lee Hsien Loong, dalam posting-an di Facebook.

Selain toko, tempat lain seperti panti pijat dan spa kembali beroperasi, demikian pula sarana olahraga serta fasilitas lain. Tempat wisata pantai juga dibuka tanpa pembatasan.

"Saya merasa senang karena saya bisa keluar, beberapa pembatasan masih berlaku tetapi saya senang, saya merasa aman," kata Mostafa Jamshidian, seorang karyawan, dikutip dari AFP.

Warga lain, Angelica Stasevich, mengatakan sangat bahagia dengan kondisi ini.

"Hari ini sepertinya saya ingin bernyanyi,  menari, berjalan-jalan," kata perempuan berusia 21 tahun itu.

Pertemuan yang menghadirkan maksimal lima orang diperbolehkan, namun semua orang tetap harus memakai masker dan menjaga jarak 1 meter.

Pelonggaran dilakukan Singapura sejak awal April secara bertahap, termasuk institusi pendidikan.

Sebelumnya 5,7 juta warga diminta tinggal di rumah, kecuali untuk kebutuhan mendesak.

Kasus Covid-19 di Singapura telah menembus 41.000 orang atau berada di urutan kedua di Asia Tenggara di bawah Indonesia. Sebagian besar kasus melibatkan pekerja asing. Selain itu 26 orang meninggal.

Editor : Anton Suhartono