Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim Punya Hubungan Baik dengan Kim Jong Un
Advertisement . Scroll to see content

Trump Akui ‘Kutukan’ Pemilu Paruh Waktu: Presiden Menang, Partai Tumbang

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:43:00 WIB
Trump Akui ‘Kutukan’ Pemilu Paruh Waktu: Presiden Menang, Partai Tumbang
Donald Trump mengakui semacam “kutukan” dalam pemilu paruh waktu yang kerap menimpa partai penguasa (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan itu mencerminkan kegelisahan Trump menghadapi pemilu paruh waktu yang akan menentukan arah politik pemerintahannya ke depan. Pemilu tersebut akan memperebutkan seluruh kursi DPR AS serta sepertiga kursi Senat, hasil yang bisa mengubah peta kekuasaan di Washington secara drastis.

Trump sebelumnya juga mengaitkan potensi kekalahan Partai Republik dengan ancaman pemakzulan dari Partai Demokrat. Dalam pengarahan kepada politisi Partai Republik di DPR awal bulan ini, Trump memperingatkan bahwa Demokrat bisa memanfaatkan kemenangan di Kongres untuk menjatuhkannya.

“Kita harus memenangkan pemilu paruh waktu, karena jika kita tidak menang, mereka akan mendapatkan alasan untuk memakzulkan saya,” kata Trump kala itu.

“Saya akan dimakzulkan,” ujarnya menegaskan.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Trump memiliki pengalaman pahit sebagai presiden AS pertama dalam sejarah yang dimakzulkan dua kali dalam satu periode jabatan. Pemakzulan pertama terjadi pada 2019 terkait tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres, meski akhirnya gagal menggulingkannya setelah Senat yang dikuasai Republik memberikan perlindungan.

Pemakzulan kedua berlangsung pada Januari 2021, menyusul kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. Trump dituduh menghasut para pendukungnya untuk menolak hasil Pilpres AS 2020 yang dimenangkan Joe Biden. DPR meloloskan pemakzulan tersebut dengan dukungan sebagian anggota Partai Republik, meski Senat belum sempat menggelar sidang hingga masa jabatan Trump berakhir.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut