Trump Bakal Klaim Selat Hormuz Milik AS, Iran: Hanya Kami yang Bisa Buka-Tutup
Dalam pidatonya di Negara Bagian New York, Trump mengatakan, setelah AS mengalahkan Iran dalam perang, dirinya akan akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah negaranya.
“Ini sungguhan,” ujarnya.
Seorang sumber pejabat Gedung Putih kemudian mengklarifikasi kepada The Washington Post bahwa pernyataan Trump itu hanya bercanda. Trump tak pernah membahas rencana tersebut dengan para penasihat atau pejabat AS lainnya.
Pekan lalu, pejabat tinggi Iran, Mohammad Bagher Zolghadr, menyampaikan poin-poin persyaratan untuk membuka kembali Selat Hormuz, termasuk mengakhiri perang dan agresi terhadap Iran dan sekutunya di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak.
Zolghadr juga menuntut diakhirinya sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, serta menuntut ganti-rugi kepada AS atas kerusakan akibat perang.
Editor: Anton Suhartono