Trump Bakal Naikkan Usia Minimum Pengguna Vape di AS Jadi 21 Tahun

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 09 November 2019 - 10:51 WIB
Trump Bakal Naikkan Usia Minimum Pengguna Vape di AS Jadi 21 Tahun

Ilustrasi vape. (FOTO: REUTERS)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendukung kenaikan usia minimum bagi para pembeli rokok elektronik alias vape. Usia bagi pembeli akan dinaikkan dari 18 menjadi 21 tahun, sebagai bagian dari rencana mengurangi penggunaan vape di kalangan muda.

Namun, Trump menyatakan khawatir soal regulasi yang berlebihan terhadap bisnis itu, sebab pemerintah mempertimbangkan melarang sepenuhnya penggunaan vape yang populer di kalangan remaja.

Usia minimum yang diberlakukan pemerintah federal untuk membeli produk tembakau adalah 18 tahun, namun sebanyak 18 negara bagian dan District of Columbia menetapkan batas usia minimum yaitu 21 tahun.

"Kami akan mengeluarkan keputusan sangat penting terkait vaping," kata Trump, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (9/11/2019).

BACA JUGA: Remaja Kena Penyakit Paru-Paru Kian Meningkat, Trump Larang Produk Vape di AS

"Kita harus merawat anak-anak kita yang paling penting, jadi kita akan memutuskan batas usia 21 tahun atau lebih."

Menaikkan usia minimum secara federal memerlukan keputusan dari Kongres. Trump menyebut, makalah kebijakan itu akan dikeluarkan pekan depan.

Pemerintah mengumumkan pada September bahwa mereka akan segera melarang produk-produk vape beraroma khusus, namun upaya lobi dari industri vape diduga mengubah keputusan itu.

BACA JUGA: Asosiasi Dokter AS Desak Warga Stop Gunakan Rokok Elektrik

"Kami memiliki banyak orang yang harus diperhatikan, termasuk pekerjaan," kata Trump.

"Hal itu (vape) sudah menjadi industri besar. Kami akan mengatasinya," tutup Trump.


Editor : Nathania Riris Michico