Trump Batalkan Serang Houthi di Menit-Menit Terakhir, Ini Alasannya
MBS mendesak Trump melakukan intervensi karena Houthi dengan cepat merebut sejumlah wilayah Yaman yang sebelumnya dikuasai pasukan pemerintah yang mendapat dukungan Saudi.
Setelah percakapan tersebut, Trump memerintahkan Pentagon bersiap melakukan tindakan militer terhadap Houthi.
Jet Tempur Sudah Siap, Trump Mendadak Rem
Militer AS kemudian bergerak cepat menyiapkan operasi.
Para komandan militer menyetujui daftar target yang akan diserang di Yaman. Personel bahkan mulai memuat amunisi ke jet tempur yang dipersiapkan untuk menjalankan misi.
Namun, ketika serangan tinggal diluncurkan, Trump tiba-tiba memerintahkan penundaan.
Tidak ada serangan udara AS yang kemudian dilancarkan pada Minggu tersebut.
Keputusan Trump menunjukkan bahwa meskipun opsi militer telah disiapkan, Washington masih mempertimbangkan konsekuensi dari serangan terhadap Houthi di tengah keberadaan kesepakatan gencatan senjata.