Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tak Ajak Netanyahu Bahas Dewan Perdamaian Gaza, Pejabat AS: Biar Dia Urus Iran!
Advertisement . Scroll to see content

Trump dan Eropa Bertengkar gegara Greenland, Rusia dan China Senang

Senin, 19 Januari 2026 - 06:09:00 WIB
Trump dan Eropa Bertengkar gegara Greenland, Rusia dan China Senang
Perseteruan terbuka AS dengan Eropa terkait Greenland dinilai justru menguntungkan Rusia dan China (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BRUSSELS, iNews.id - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa kembali memanas. Presiden AS Donald Trump menjatuhkan “hukuman” tarif tambahan sebesar 10 persen kepada delapan negara Eropa setelah mereka menolak rencana pencaplokan Greenland.

Perseteruan terbuka ini dinilai justru menguntungkan Rusia dan China yang selama ini menjadi rival geopolitik Barat.

Kebijakan tarif tersebut diberlakukan terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Trump menilai penolakan negara-negara itu atas ambisi AS menguasai Greenland sebagai bentuk perlawanan terhadap kepentingan strategis Washington di kawasan Arktik.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas memperingatkan, perpecahan antara AS dan Eropa justru membuka peluang bagi Rusia dan China untuk memperluas pengaruh globalnya.

“Ketika Barat terpecah, pihak lain yang diuntungkan,” ujarnya, merujuk pada Moskow dan Beijing, dikutip Senin (19/1/2026).

Dia menambahkan, konflik ekonomi antara dua sekutu lama itu akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.

“Tarif berisiko membuat Eropa dan Amerika Serikat menjadi lebih miskin dan merusak kemakmuran kita bersama,” kata Kallas.

Di kesempatan terpisah, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menilai langkah Trump berpotensi merusak fondasi hubungan transatlantik. Menurut dia, perang tarif hanya akan memperdalam krisis kepercayaan antara AS dan Eropa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut