Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Demonstrasi di Iran Jadi 648 Orang termasuk Anak di Bawah Umur
Advertisement . Scroll to see content

Trump: Hampir Pasti Iran yang Menyerang Fasilitas Minyak Arab Saudi

Selasa, 17 September 2019 - 10:19:00 WIB
Trump: Hampir Pasti Iran yang Menyerang Fasilitas Minyak Arab Saudi
Donald Trump (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan dugaan keterlibatan langsung Iran dalam serangan drone terhadap dua fasilitas minyak Aramco Arab Saudi pada Sabtu pekan lalu.

Meski demikian, dia masih ingin meyakinkan, salah satunya dengan menunggu hasil penyelidikan Arab Saudi. Selain itu, Trump juga berusaha menghindari perang.

"Jelas, saat ini kelihatannya seperti itu (Iran pelakunya). Kami cukup banyak tahu. Tentu saja, terlihat seperti Iran," kata Trump, dikutip dari AFP, Selasa (17/9/2019).

Pernyataan itu disampaikan Trump di ruang kerjanya, Ruang Oval, saat bertemu Putra Mahkota Bahrain Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa. Bahrain juga sekutu dekat AS di Teluk.

Lebih lanjut Trump mengatakan hasil final dan bukti-bukti yang mendukung ke arah itu dihrapkan bisa diketahui secara rinci dalam waktu dekat.

"Kami memiliki lokasi persis semuanya,” tuturnya lagi.

Namun Trump juga menegaskan tak ingin ada konfrontasi militer dengan Iran sekalipun negara itu terbukti terlibat. Hanya saja, lanjut dia, AS siap dengan segala kemungkinan.

"Saya tidak ingin perang dengan siapa pun, tapi kami sudah siap lebih dari siapa pun," katanya.

Trump mengatakan pemerintahannya akan berbicara dengan Pemerintah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta negara sekutu membahas dampak serangan yang menyebabkan berkurangnya produksi minyak Saudi hingga setengah itu.

"Kami juga akan berbicara dengan Eropa. Banyak negara yang akan kami temui, apakah itu Prancis, Jerman, dan sebagainya, berbicara dengan orang berbeda untuk mencari tahu apa pendapat mereka,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan bahwa insiden atas fasilitas minyak Saudi merupakan serangan sangat besar dan mungkin saja serangan susulan kembali terjadi.

Trump berbicara kepada wartawan tak lama setelah Menteri Pertahanan AS Mike Esper mengatakan bahwa militer AS sedang mempersiapkan respons atas serangan fasilitas minyak Saudi.

Esper juga menyebut Iran sebagai pelaku serangan, bukan pemberontak Houthi dari Yaman sebagaimana klaim yang mereka buat.

Dalam pernyataan melalui stasiun televisi Al Masirah, Houtuhi menyebut mengerahkan 10 drone untuk menyerang fasilitas minyak Saudi, meski tak semuanya sampai.

Namun gambar satelit yang diambil NASA mengungkap, arah serangan datang bukan dari Yaman, melainkan wilayah Irak atau Iran. Surat kabar AS bahkan mengungkap serangan dilancarkan tak hanya menggunakan drone, namun rudal jelajah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut