Trump Kirim Armada Tempur ke Timur Tengah, Jenderal Iran: Jari Kami Sudah di Pelatuk!
Trump berkali-kali mengancam akan menyerang Iran terkait demonstrasi rusuh yang dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 5.000 orang sejak 28 Desember 2025. Demonstrasi tersebut telah dikendalikan. Demonstrasi pecah dipicu gejolak ekonomi
Para pejabat Iran menuduh AS dan Israel berada di balik kerusuhan tersebut dengan menyebut para pelaku sebagai teroris.
Setelah berulang kali mengancam akan menyerang Iran, Trump pada akhir pekan lalu melunakkan retorikanya dengan mengatakan bahwa otoritas Iran menghentikan pembunuhan terhadap demonstran dan memebatalkan hukuman mati.
Namun, Trump memperbarui komentarnya pada Jumat lalu dengan mengatakan masih “memantau” situasi di Iran dengan cermat seraya mengumumkan pengerahan armada tempur ke Timur Tengah.
“Kami memiliki armada besar menuju ke sana… dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya. Ada banyak kapal yang menuju ke sana, untuk berjaga-jaga,” kata Trump.
Meskipun Departemen Pertahanan (Pentagon) belum mengeluarkan pernyataan resmi, sejumlah laporan media mengindikasikan kelompok kapal induk yang dipimpin USS Abraham Lincoln dalam pelayaran ke Timur Tengah melalui Laut China Selatan.
Editor: Anton Suhartono