Trump Resmi Hanya Akui 2 Jenis Kelamin Laki-Laki dan Perempuan, Nasib Tentara Transgender?
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan hampir 80 instruksi presiden yang dikeluarkan pendahulunya, Joe Biden. Salah satunya adalah terkait perlindungan terhadap transgender.
Dalam pidato pertama usai dilantik sebagai presiden ke-47 AS pada Senin (20/1/2025), Trump menegaskan hanya mengakui dua jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan.
"Pemerintahan sebelumnya telah menanamkan praktik-praktik sangat tidak populer, inflasif, ilegal, dan radikal di setiap lembaga dan kantor Pemerintah Federal," kata Trump, seraya mencabut puluhan perintah Biden sebelumnya, termasuk perlindungan transgender.
Kebijakan Trump ini akan berdampak ke semua lini, termasuk militer. Setiap personel militer AS harus berstatus laki-laki atau perempuan.
Jumlah personel militer transgender AS yang bertugas sekitar 9.000 hingga 14.000 orang.