Trump Resmi Hanya Akui 2 Jenis Kelamin Laki-Laki dan Perempuan, Nasib Tentara Transgender?
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) sebelumnya meminta jurnalis untuk menanyakan langsung mengenai jumlah pasti tentara transgender ke setiap matra. Pentagon tak memiliki data pasti tentang status mereka, termasuk apakah sudah menjalani prosedur medis atau belum.
Pada akhir Desember lalu Trump berjanji hanya akan mengakui dua gender, laki-laki dan perempuan. Ini akan diterapkan di seluruh lembaga pemerintahan, termasuk militer.
"Di bawah pemerintahan Trump, kebijakan resmi pemerintah Amerika Serikat adalah hanya ada dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan. Kedengarannya tidak terlalu rumit bukan?" kata Trump, saat berpidato di hadapan para pendukungnya di Arizona.
Trump juga berjanji untuk menghentikan segala bentuk kegilaan transgender di hari pertama masa jabatannya.
"Saya akan menandatangani instruksi presiden untuk mengakhiri mutilasi seksual anak, mengeluarkan transgender dari militer dan dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas," ujarnya.
Bukan hanya itu, politikus Partai Republik itu juga berjanji menjauhkan para laki-laki dari olahraga yang biasa dilakukan perempuan.
Surat kabar Inggris Times, mengutip beberapa sumber militer, melaporkan kebijakan Trump itu bisa memicu pemecatan sekitar 15.000 tentara transgender.
Editor: Anton Suhartono