Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Trump Tak Ajak Netanyahu Bahas Dewan Perdamaian Gaza, Pejabat AS: Biar Dia Urus Iran!

Senin, 19 Januari 2026 - 03:01:00 WIB
Trump Tak Ajak Netanyahu Bahas Dewan Perdamaian Gaza, Pejabat AS: Biar Dia Urus Iran!
Pemerintahan Donald Trump mengesampingkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pembahasan komposisi Dewan Perdamaian Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintahan Trump juga menegaskan tidak akan membuang energi untuk berdebat dengan Netanyahu. Masing-masing pihak disebut memiliki agenda politik dan keamanan yang berbeda.

“Dia akan menjalankan politiknya dan kita akan terus maju dengan rencana ini. Dia benar-benar tidak bisa melawan kita,” kata pejabat tersebut.

Pejabat itu mengonfirmasi Netanyahu memang tidak dimintai pendapat terkait komposisi anggota dewan karena dinilai tidak memiliki wewenang dalam keputusan tersebut. 

“Ini adalah pertunjukan kami, bukan pertunjukan dia (Netanyahu). Kami berhasil melakukan banyak hal di Gaza dalam beberapa bulan terakhir yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan, dan kami akan terus bergerak maju,” ujarnya.

Kantor Perdana Menteri Israel sebelumnya menyampaikan keberatan. Dalam pernyataannya pada Sabtu, Israel menilai pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, yang juga dikenal sebagai Komite Koordinasi Nasional untuk Tata Kelola Jalur Gaza, tidak dikoordinasikan dengan pemerintah Israel dan bertentangan dengan kebijakan mereka.

Adapun Trump telah mengumumkan susunan Dewan Perdamaian Gaza yang beranggotakan sejumlah tokoh penting, yakni Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut