Trump Tak Ajak Netanyahu Bahas Dewan Perdamaian Gaza, Pejabat AS: Biar Dia Urus Iran!
WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terang-terangan mengesampingkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pembahasan komposisi Dewan Perdamaian Gaza. Keputusan itu bukan tanpa alasan. Pejabat senior AS menyebut Netanyahu sebaiknya fokus mengurusi Iran, sementara Washington menangani Gaza dengan caranya sendiri.
Langkah Trump ini memicu protes dari Netanyahu, yang menolak komposisi anggota dewan eksekutif karena ditetapkan tanpa melalui diskusi dengannya. Namun, keberatan tersebut tidak menggoyahkan sikap Gedung Putih.
Portal berita Axios, mengutip sumber pejabat AS, melaporkan pemerintahan Trump tetap melanjutkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, terlepas dari penolakan Netanyahu.
Menurut pejabat tersebut, jika Israel memercayakan penanganan Gaza kepada AS, maka Washington berhak menjalankannya sesuai strateginya.
“Jika dia ingin kita yang menangani Gaza, maka harus dengan cara kita. Kita sudah membujuknya. Biarkan dia fokus pada Iran dan biarkan kita menangani Gaza,” ujarnya, dikutip Minggu (18/1/2026).
Pemerintahan Trump juga menegaskan tidak akan membuang energi untuk berdebat dengan Netanyahu. Masing-masing pihak disebut memiliki agenda politik dan keamanan yang berbeda.
“Dia akan menjalankan politiknya dan kita akan terus maju dengan rencana ini. Dia benar-benar tidak bisa melawan kita,” kata pejabat tersebut.