Tuding Dewan HAM PBB Munafik dan Bias, AS Hengkang dari Keanggotaan
"Saya ingin membuat ini sejelas mungkin, bahwa langkah ini bukanlah kemunduran dari komitmen kami terhadap hak asasi manusiam," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Pompeo juga menjuluki anggota dewas sebagai pembela HAM yang payah.
"Lebih buruk dari itu, Dewan HAM PBB menjadi wadah untuk melaksanakan kemunafikan tak tahu malu lantaran banyak pelanggaran hak asasi manusia terburuk di dunia diabaikan dan sejumlah pelanggar paling serius di dunia duduk di dewan," tambah mantan Direktur CIA itu.
Menanggapi sikap AS, Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menyatakan lebih memilih agar AS tetap berada di dewan. Adapun Komisioner HAM PBB, Zeid Ra'ad Al Hussein, mengatakan pengunduran diri AS merupakan berita mengecewakan dan benar-benar mengejutkan.
Sikap AS ini muncul di tengah kritik tajam ke arah pemerintahan Presiden Donald Trump sehubungan dengan kebijakan memisahkan anak-anak migran dari orangtua mereka di perbatasan AS-Meksiko.
Pengunduran AS dari Dewan HAM PBB merupakan puncak dari perseteruan sejak 2017. Kala itu, Nikki Haley menuduh badan yang dibentuk pada 2006 tersebut memiliki bias anti-Israel yang kronis dan AS sedang meninjau keanggotaannya.
Editor: Nathania Riris Michico