Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dilantik Pakai Alquran di Stasiun Tua, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York
Advertisement . Scroll to see content

Turki Ingin Dewan Keamanan PBB Berubah, Hak Veto Dihapus dan Keanggotaan Diperluas

Sabtu, 24 September 2022 - 14:46:00 WIB
Turki Ingin Dewan Keamanan PBB Berubah, Hak Veto Dihapus dan Keanggotaan Diperluas
Turki mengusulkan hak veto 5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB dihapus (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

PBB didirikan pada akhir Perang Dunia II oleh kekuatan sekutu yang menang dalam perang. Semuanya mendapat kursi permanen di DK. Total anggota DK ada 15 negara, 10 lainnya merupakananggota tidak tetap yang dipilih secara bergantian.

Saat berkunjung ke Afrika pada 2021, Erdogan menyebut pengaturan itu sebagai tidak adil dan lawas karena hanya segelintir negara mendominasi dunia.

Saat itu Presiden Rusia Vladimir Putin menolak gagasan itu dengan mengatakan jika hak veto dihapus PBB akan mati pada hari yang sama. Organisasi perdamaian pun berubah kembali menjadi Liga Bangsa-Bangsa, yang tidak berdaya.

Namun, usul Erdogan saat ini mendapat dukungan dari AS. Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas Greenfield mengatakan, pengaturan DK merupakan status quo yang tidak berkelanjutan dan ketinggalan zaman.

Presiden AS Joe Biden juga mengusulkan anggota DK diperluas serta membatasi hak veto hanya bisa diberikan untuk merespons kondisi yang langka dan luar biasa. AS telah menggunakan hak vetonya lebih dari 80 kali, terutama untuk membela Israel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut