Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Advertisement . Scroll to see content

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk Netanyahu, Ini Komentar Hamas 

Sabtu, 08 November 2025 - 09:59:00 WIB
Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk Netanyahu, Ini Komentar Hamas 
Hamas menyambut baik keputusan pengadilan Turki yang mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu ratusan ribu orang lainnya mengalami luka serta hampir seluruh rumah warga Gaza tidak bisa digunakan lagi.

“Sejak 7 Oktober 2023, tindakan semacam itu terus meningkat setiap hari. Serangan terhadap Rumah Sakit Baptis Al Ahli pada 17 Oktober 2023 merenggut 500 nyawa; pada 29 Februari 2024, tentara Israel dengan sengaja menghancurkan peralatan medis; pada 21 Maret 2025, Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina dibom; banyak fasilitas kesehatan lain juga diserang dengan cara serupa; Gaza diblokade, dan para korban tidak mendapatkan akses ke bantuan kemanusiaan,” bunyi pernyataan kantor kejaksaan.

Dalam kasus lain yang juga menyita perhatian internasional, militer Israel menyerang para aktivis yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla telah berlayar menuju Gaza untuk mengirim bantuan kemanusiaan.

Kejaksaan melakukan penyelidikan ex officio terkait serangan tersebut berdasarkan Pasal 12 dan 13 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Turki, Pasal 15 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, dan ketentuan Konvensi PBB tentang Hukum Laut untuk kejahatan "penyiksaan", "perampasan berat", "perusakan properti", "perampasan kemerdekaan", dan "pembajakan atau penahanan kendaraan pengangkut".

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) pada 2024 juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan hampir 69.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Serangan itu juga melukai lebih dari 170.000 lainnya. Pembunuhan yang dilakukan Israel di Gaza bahkan masih terus berlangsung sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober lalu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut