Twitter Hapus Posting-an Video Presiden Brasil Bolsonaro soal Virus Corona

Anton Suhartono ยท Senin, 30 Maret 2020 - 10:10 WIB
Twitter Hapus Posting-an Video Presiden Brasil Bolsonaro soal Virus Corona

Jair Bolsonaro (Foto: AFP)

SAO PAULO, iNews.id - Twitter menghapus dua tweet Presiden Brasil Jair Bolsonaro terkait wabah virus corona, Minggu (29/3/2020). Posting video itu dianggap melanggar aturan bermedia sosial.

Dalam postingan video, Bolsonaro mengejek pemberlakuansocial distancing serta lockdown yang bertujuan mencegah penyebaran Covid-19.

Dia justru berkumpul dengan para pendukung di jalan-jalan Kota Brasilia serta mendesak warga untuk tetap menjalankan roda perekonomian.

Salah satu video tampa Bolsonaro berkata kepada pedagang di jalan, "Apa yang saya dengar dari orang-orang bahwa mereka ingin bekerja. Sejak awal saya mengatakan, kita akan berhati-hati, warga berusia di atas 65 tahun tetap tinggal di rumah.”

Pedagang itu menjawab, "Kita tidak bisa diam. Ada kekhawatiran, jika Anda tidak meninggal karena penyakit ini, Anda akan mati kelaparan.”

Perkataan itu lalu ditimpali Bolosnaro, "Anda tidak akan mati.”

Dalam video lain Bolsonaro terlihat dikelilingi kerumunan kecil saat dia berjalan di jalanan ibu kota.

Bolsonaro menggambarkan virus corona sebagai flu dan menganjurkan pembukaan kembali sekolah-sekolah dan toko-toko. Isolasi mandiri hanya perlu dilakukan oleh kalangan berusia di atas 60-an.

Dua posting-an Bolsonaro dihapus dan diganti dengan penjelasan dari Twitter.

Menurut Twitter, perusahaan baru-baru ini memperluas aturan global tentang konten yang bertentangan dengan informasi kesehatan yang bisa membahayakan orang lain karena membuka risiko penularan Covid-19.

Sikap Bolsonaro soal penanganan virus corona berbeda dengan pejabat lain. Pada Sabtu, Menteri Kesehatan Luiz Henrique Mandetta menyoroti pentingnya lockdown sebagai cara efektif dalam memerangi Covid-19.

Data terbaru menunjukkan, virus corona telah menginfeksi 3.904 warga Brasil, sebanyak 114 di antaranya meninggal.

Editor : Anton Suhartono