Unik, Belasan Aktivis Iklim Unjuk Rasa Tempelkan Diri Pakai Lem di Aspal Jalanan
Ini bukan kali pertama para aktivis Last Generation memblokir jalan untuk menuntut seruan serupa. Pada pekan lalu mereka juga menempelkan diri di aspal jalanan Kota Hamburg dan Stuttgart.
Dalam pernyataan Last Generation mengungkap, aksi serupa juga akan digelar di kota-kota Jerman.
Seorang juru bicara kepolisian Jerman mengatakan, ada tiga aksi serupa di Berlin, namun satu di antaranya berhasil digagalkan. Sejauh ini, lanjut dia, 27 aktivis ambil bagian dalam unjuk rasa itu, 11 di antaranya menempelkan diri di aspal.
Polisi masih menyelidiki unjuk rasa Last Generation serta mengidentifikasi para aktivis guna menentukan apakah mereka bisa didakwa atau tidak.
Dia tak menyebutkan berapa banyak yang sudah ditahan. Namun berdasarkan informasi di situs web Last Generation 50 anggotanya ditahan di berbagai kota dalam unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat lalu.
"Dengan merencanakan untuk mencapai netralitas iklim pada 2045, Pemerintah Jerman melanggar kewajiban konstitusionalnya untuk melindungi kehidupan," kata seorang aktivis Last Generation, Carla Hinrichs.
Pada 2030, lanjut dia, suhu di Jerman mengalami kenaikan 1,5 derajat (kenaikan rata-rata suhu global). Menurut Hinrichs, pemerintah tidak hanya melanggar hukum internasional tapi juga melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan sengaja membiarkan suhu dunia menjadi lebih panas sebesar yakni sebesar 2, 3, 4 derajat yang menyebabkan miliaran orang sekarat karena kelaparan.
Editor: Anton Suhartono