Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Usai Bertemu Putin, Erdogan: Kesepakatan Gandum Laut Hitam Segera Dipulihkan

Selasa, 05 September 2023 - 08:41:00 WIB
Usai Bertemu Putin, Erdogan: Kesepakatan Gandum Laut Hitam Segera Dipulihkan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) di Kota Sochi, Rusia, pada Senin (4/9/2023). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Erdogan mengatakan, harapan dan keluhan Rusia kini sudah diketahui semua pihak. Karenanya, kekurangan tersebut harus diperbaiki. Menurut dia, Turki dan PBB telah menyusun paket tawaran baru untuk meredakan kekhawatiran Rusia.

Erdogan juga mengatakan Ukraina harus melunakkan posisi negosiasinya terhadap Rusia terkait rencana untuk menghidupkan kembali Kesepakatan Gandum Laut Hitam. Dia juga mengimbau Kiev agar mengekspor lebih banyak gandum ke Afrika daripada Eropa.

“Ukraina perlu melunakkan pendekatannya agar langkah bersama dengan Rusia bisa dilakukan,” kata pemimpin Turki itu kepada wartawan.

Menanggapi Erdogan, Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengatakan, Kiev tidak akan mengubah pendiriannya. Akan tetapi, pihaknya akan memperhatikan pendapat Turki mengenai perundingan di Sochi.

“Kita tidak boleh terus menjadi sandera pemerasan Rusia, di mana Rusia menciptakan masalah dan kemudian mengajak semua orang untuk menyelesaikannya,” kata Kuleba saat berbicara di televisi Ukraina.

“Jelas bahwa kami akan membela semua posisi prinsip, terutama mengenai tekanan sanksi terhadap Federasi Rusia,” ujarnya.

Berdiri di samping Erdogan, Putin menyatakan kembali posisi Rusia bahwa mereka dapat kembali ke perjanjian tersebut. Syaratnya, Barat harus berhenti membatasi ekspor pertanian Rusia untuk mencapai pasar global.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut