Waduh, Pejabat Uni Eropa Jadi Sasaran Mata-Mata Perangkat Buatan Israel

Anton Suhartono · Senin, 11 April 2022 - 13:31:00 WIB
Waduh, Pejabat Uni Eropa Jadi Sasaran Mata-Mata Perangkat Buatan Israel
Beberapa pejabat Uni Eropa menjadi target pengintaian menggunakan perangkat lunak buatan perusahaan spyware Israel (Foto: Reuters)

BRUSSELS, iNews.id - Beberapa pejabat senior di Komisi Eropa menjadi target mata-mata menggunakan perangkat lunak buatan perusahaan spyware Israel. Salah satu yang menjadi terget adalah Didier Reynders, tokoh senior Belgia yang menjabat Komisionaris Kehakiman Eropa sejak 2019. 

Keterangan dari dua pejabat Uni Eropa serta dokumen yang dilihat Reuters mengungkap, setidaknya empat staf Komisi Eropa juga menjadi sasaran pengintaian.

Komisi Eropa sudah mengetahui pengintaian tersebut setelah perusahaan teknologi raksasa Apple mengeluarkan peringatan kepada ribuan pemilik iPhone pada November 2021 bahwa mereka menjadi target pengintaian yang disponsori suatu negara. Itu merupakan pertama kali Apple mengirim peringatan massal kepada para pengguna bahwa mereka menjadi target peretasan yang dilakukan pemerintah.

Dua pejabat yang meminta namanya tak dipublikasikan mengatakan, peringatan Apple itu memicu kekhawatiran di Komisi Eropa. Berdasarkan isi email tertanggal 26 November, seorang staf senior bagian teknologi mengirim pesan kepada rekan-rekannya dengan latar belakang alat peretas buatan Israel serta permintaan untuk mewaspadai peringatan dari Apple.

"Sesuai bidang tanggung jawab, Anda merupakan target potensial," kata staf tersebut, dalam email, dikutip Senin (11/4/2022).

Tak diketahui negara mana yang menggunakan spyware Israel untuk menargetkan Reynders dan rekan-rekannya yang bertugas di Brussels, Belgia, serta apakah upaya itu berhasil.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari Reynders. Juru Bicara Komisi Eropa Johannes Bahrke juga menolak berkomentar.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda