Wali Kota di Bolivia Ditangkap Polisi karena Izinkan Festival Keagamaan saat Lockdown

Anton Suhartono ยท Kamis, 09 April 2020 - 00:46 WIB
Wali Kota di Bolivia Ditangkap Polisi karena Izinkan Festival Keagamaan saat Lockdown

Wali kota di Bolivia ditangkap polisi karena mengizinkan acara festival keagamaan meskipun dalam kondisi lockdown (Foto: AFP)

LA PAZ, iNews.id - Seorang wali kota di Bolivia ditangkap karena mengizinkan festival keagamaan di tengah penerapan lockdown serta larangan perkumpulan massa terkait wabah virus corona.

Wali Kota Patacamaya, Tiburcio Choque, ditangkap bersama dua panitia festival Dengan tuduhan telah membahayakan kesehatan masyarakat.

Acara yang digelar 4 hari yakni dari 12 sampai 16 Maret tersebut bertujuan untuk menghormati santo pelindung kota.

"Kementerian Publik mengeluarkan surat perintah penangkapan, yang dieksekusi pada Selasa, guna memulai penyelidikan," kata Jaksa Penuntut Mario Antonio Cossio, dikutip dari Xinhua, Rabu (8/4/2020).

Ketiganya kini itahan di lembaga permasyarakatan Kota La Paz. Dalam dakwaan disebutkan bahwa festival itu memperparah penyebaran infeksi Covid-19.

Hampir 2 pekan setelah acara berlangsung, seorang fotografer yang mengabadikan festival meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Tak pelak kasus kematian itu menimbulkan kekhawatiran di warga. Sejauh ini enam warga Patacamaya yang menghadiri festival juga dinyatakan positif virus corona.

Jaksa penuntut mengatakan, pada 12 Maret itu polisi sudah mengirim surat kepada Choque untuk membatalkan festival sejalan dengan pemberlakuan lockdown yang telah diterapkan Pemerintah Bolivia. Namun, permintaan itu tidak digubris.

Sejauh ini Bolivia telah mengonfirmasi 194 kasus virus corona, 14 di antaranya meninggal.

Editor : Anton Suhartono