Warga Australia Protes Pengiriman 45.000 Domba Ke Kuwait
PERTH, iNews.id - Kelompok Animals Australia berencana mengajukan permohonan ke pengadilan untuk menghentikan ekspor puluhan ribu domba ke Timur Tengah. Kapal Al Shuwaikh yang berada di Fremantle, Australia Barat, menunggu persetujuan untuk mengangkut sekitar 45.000 domba ke Kuwait.
Pengiriman dalam jumlah yang lebih kecil ke Uni Emirat Arab diperkirakan akan menyusul.
Terkait hal itu, penasihat hukum kelompok Animals Australia, Shatha Hamade, mengatakan kesejahteraan domba saat ini sangat memprihatinkan.
"Kami bingung. Kami tidak yakin apa yang terjadi dan sayangnya kami harus mengambil langkah-langkah mendesak dan luar biasa ini, dengan meminta perintah (penghentian) jika izin diberikan. Dan ini benar-benar tentang menegakkan hukum," kata Hamade, seperti dilaporkan Australia Plus ABC.
Organisasi perlindungan hewan tersebut menyatakan, jika domba-domba itu dikirim dan izin diberikan, maka perintah penghentian akan diajukan dengan alasan hal itu melanggar hukum. Namun, anak perusahaan dari Emanuel Exports, EMS Exports, sudah mengajukan permohonan untuk memulai pelayaran.
Dewan Eksportir Ternak Australia mengatakan, ada risiko jika domba-domba itu dibawa ke Timur Tengah itu, yaitu cuaca panas dan kering. Tom Dawkins dari Dewan Eksportir Ternak Australia menegaskan hewan-hewan itu tidak boleh menderita.
"Kami tidak mengabaikan risiko apapun terkait pengiriman mereka ke Kuwait dan UEA, tetapi suaca panas yang lebih kering di sana menimbulkan serangkaian keadaan yang berbeda untuk beroperasi di dalam dan terlepas dari kelembaban itu, saya pikir, ada lebih sedikit risiko stres akibat panas," ujar Dawkins.
Editor: Nathania Riris Michico