Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bencana Tewaskan 618 Orang di Sri Lanka Belum Berakhir, kini Muncul Peringatan Longsor
Advertisement . Scroll to see content

Warga Sri Lanka Berdoa dan Beri Penghormatan untuk Korban Serangan Bom

Selasa, 23 April 2019 - 11:37:00 WIB
Warga Sri Lanka Berdoa dan Beri Penghormatan untuk Korban Serangan Bom
Warga memberi penghormatan kepada para korban selama upacara peringatan di Kolombo, Sri Lanka pada Selasa, 23 April. (FOTO: Dinuka Liyanawatte / Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KOLOMBO, iNews.id - Warga Sri Lanka di seluruh negara pulau itu mengheningkan cipta selama tiga menit pada Selasa (23/4/2019) pagi waktu setempat, untuk memberi penghormatan kepada setidaknya 310 orang yang tewas dalam serangkaian serangan bom.

Dilaporkan AFP, Bendera nasional diturunkan setengah tiang dan warga menundukkan kepala saat mengheningkan cipta dimulai pada pukul 08:30 waktu setempat (0300 GMT). Pukul 08.30 merupakan waktu serangan pertama dari enam serangan yang terjadi pada Minggu (21/4).

Pemerintah menyatakan hari berkabung nasional seharu penuh pada Selasa. Bendera di semua lembaga pemerintah dipasang setengah tiang, toko-toko minuman keras ditutup, dan stasiun radio serta saluran televisi menayangkan musik berkabung.

Di gereja i St Anthony's Shrine di Kolombo, lokasi bom bunuh diri pertama meledak pada Minggu pagi, kerumunan puluhan orang mengangkat lilin dan berdoa dalam hati. Tampak kedua telapak tangan saling terjalin untuk berdoa dan kedua mata tertutup rapat.

Beberapa dari mereka terlihat menahan air mata, dan ketika tiga menit hening cipta hampir selesai, kerumunan mulai mengucapkan doa.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut