WHO: Perang Melawan Covid Jadi Lebih Sulit karena Varian Delta

Anton Suhartono ยท Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:18:00 WIB
WHO: Perang Melawan Covid Jadi Lebih Sulit karena Varian Delta
Mike Ryan (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan vaksin masih menjadi senjata paling ampuh untuk melawan Covid-19 varian Delta yang lebih menular. Meninggalkannya berarti ada kemungkinan kalah perang.

Pakar kedaruratan WHO Mike Ryan mengatakan, peperangan menjadi lebih sulit dengan hadirnya varian Delta. Vaksin tetap menjadi pertahanan paling ampuh melawan penyakit tersebut. 

"Kita melawan virus yang sama, tapi lebih bugar," ujarnya, dikutip dari The Straits Times, Minggu (1/8/2021).

Dia menegaskan, semua vaksin Covid-19 yang sudah mendapat persetujuan WHO memberikan perlindungan signifikan, bahkan terhadap penyakit parah disebabkan varian Covid-19 apa pun, termasuk Delta.

Peringatan WHO ini disampaikan saat Amerika Serikat (AS) menerapkan pendekatan baru yang lebih ketat terkait lonjakan kasus infeksi. Data menunjukkan, mereka yang sudah mendapatkan vaksin penuh bisa terinfeksi kembali. Dampak penyakitnya memang tidak parah, namun masih bisa menularkan ke orang lain.

Hasil penelitian di Massachusetts menunjukkan, 75 persen dari mereka yang terpapar sudah mendapkan vaksinasi lengkap.

“Ketahuilah, perang sudah berubah,” demikian pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, seperti dilaporkan The Washington Post.

Lembaga itu merekomendasikan beberapa tindakan lebih keras, termasuk mewajibkan vaksin bagi para tenaga kesehatan serta menerapkan kembali aturan mengenakan masker di dalam ruangan maupun di lokasi dengan potensi penularan tinggi.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2