19 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir, Bupati: Penanganan Tak Bisa Parsial

Abdullah M Surjaya ยท Selasa, 23 Februari 2021 - 13:55:00 WIB
19 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir, Bupati: Penanganan Tak Bisa Parsial
Banjir di Bekasi (Foto : Sindo)

BEKASI, iNews.id -  Sebanyak 19 kecamatan di Kabupaten Bekasi sempat terendam banjir parah. Pemerintah Kabupaten Bekasi merencanakan program perbaikan aliran sungai pada 2021 untuk mengatasi banjir tahunan. 

Termasuk penanggulangan banjir yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kecamatan Pebayuran beberapa waktu lalu. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmadja mengatakan, program tersebut merupakan salah satu langkah penanggulangam banjir.

”Untuk penanganan banjir memang tidak bisa parsial. Karena lokasi kita ada di daerah hilir yang menampung aliran dari hulunya sebelum ke laut,” katanya, Selasa (23/2/2021).

Menurut dia, beberapa langkah penanganan yang bakal dilakukan dalam waktu dekat ini dengan perbaikan pintu air bendung dan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan. Kemudian, perbaikan tanggul-tanggul yang jebol dan perbaikan gorong-gorong yang mampet.

“Pekerjaan itu disesuaikan dengan kewenangannya, mulai dari pemerintah daerah, Jawa Barat dan pusat,” ujarnya. 

Saat ini, kata dia, jajarannya bakal menginventarisir penyebab banjir. Serta kerusakan infrastruktur imbas dari banjir besar di wilayah dengan kawasan industri terbesar di Indonesia tersebut.

Untuk diketahui, banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi tahun ini tidak hanya disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Tapi juga karena jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kecamatan Pebayuran. 

Akibat kejadian tersebut, sekitar 12.000 warga Kecamatan Pebayuran terpaksa mengungsi. Karena pemukiman mereka terendam banjir hingga ketinggian 2,5 meter.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, banjir terjadi di 134 titik di 62 desa dan 19 kecamatan. Banjir semakin meluas setelah sebelumnya hanya 12 kecamatan yang terendam banjir. Saat ini, banjir sudah mulai menyurut.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq