2 Siswi Berprestasi di Tangsel Tak Bisa Ujian karena Tunggak Bayar SPP, Ini Kata Sekolah

Okezone ยท Jumat, 06 Desember 2019 - 23:14 WIB
2 Siswi Berprestasi di Tangsel Tak Bisa Ujian karena Tunggak Bayar SPP, Ini Kata Sekolah

Sekolah Taruna Mandiri. (Foto: Okezone/Hambali)

TANGSEL, iNews.id - Sebanyak dua siswi SMP Taruna Mandiri tak dapat mengikuti ujian semester karena menunggak bayar uang sekolah atau SPP. Kedua siswi berprestasi itu ternyata kakak-beradik yang berinisial AF kelas 9 dan AN kelas 8.

Keduanya tak bisa mengikuti ujian sejak Senin, 2 Desember 2019. Keduanya dapat mengikuti ujian jika sudah melunasi tunggakan uang sekolah yang mencapai belasan juta rupiah.

Kepala SMP Tauna Mandiri, Siti Fariha dan Wakil Manajemen Bidang Kepegawaian Anik Diah Qurniawati menyebut kasus tersebut kini telah selesai. "Sudah kami selesaikan secara kekeluargaan. Kita sudah ke orang tuanya dan hari ini sudah masuk seperti biasa," ujar Anik Diah Quraniawati, Jumat (6/12/2019).

Dia mengatakan, tidak benar jika AF dan AN tak ikut ujian sejak Senin hingga Rabu kemarin lantaran menunggak pembayaran. Dia mengaku, keduanya tak ikut ujian semester karena sedang sakit di rumah.

"Waktu itu kita hubungi, jawaban dari orang tua bilang, iya enggak apa-apa miss (Kepsek), anaknya lagi di rumah saja. Nanti insyaallah besok mau sekolah, lagi kurang enak badan," kata Anik.

Dia juga menepis soal informasi yang menyebut pihak sekolah menolak keinginan orang tua korban yang datang menjaminkan surat tanah, sebagai pengganti sementara bayaran yang menunggak.

"Karena itu sebagai bentuk pertanggungjawaban orang tua, bagaimana pun kita sebagai orang tua enggak bisa lepas tanggung jawab dong. Untuk apa? untuk apa? (jaminkan sertifikat) sekolah mempunyai kepercayaan sama orang tua, enggak perlu segitunya. Masih bisa diselesaikan dengan cara baik-baik," tutur Anik.

Dia mengungkapkan, SMP Taruna Mandiri langsung mendatangi kediaman orang tua AF dan AN di Vila Pamulang, Jalan Ganesha 1, Blok UC Nomor 7 Pondok Benda, Pamulang, pada Kamis, 5 Desember 2019 sore. Dalam pertemuan tersebut, kedua siswi berprestasi itu diminta untuk masuk kembali mengikuti ujian sekolah.

"Kita pagi ke sana, tapi tidak bertemu. Lalu sore hari kita ke sana lagi dan akhirnya bertemu. Memang enggak ada masalah sebelumnya," ucap Anik.


Editor : Djibril Muhammad