Alasan Pramono Bongkar Salah Satu JPO Love and Hate di Rasuna Said Jaksel
Pramono menilai JPO milik Pemprov Jakarta memiliki desain yang sudah cukup lama dibandingkan JPO yang dibangun untuk integrasi LRT Jabodebek.
"Cuma yang satu yang dibuat oleh Pemerintah DKI Jakarta itu lebih lama (umurnya), kalau dilihat desainnya pasti desain tahun 80-an atau 90-an awal lah. Sementara yang oleh LRT dan juga KAI, ini yang lebih baru," kata dia.
Menurut Pramono, JPO lama memiliki persoalan utama dari sisi aksesibilitas. Fasilitas tersebut dinilai tidak ramah bagi penyandang disabilitas sehingga tidak memungkinkan untuk dipertahankan.
"Saya sudah memutuskan bahwa yang satu akan kita bongkar. Alasannya adalah karena yang satu itu betul-betul tidak ramah terhadap disabilitas," katanya.
Pramono juga menjelaskan alasan kedua JPO tidak dapat begitu saja disambungkan. Perbedaan ketinggian antara kedua jembatan cukup signifikan sehingga justru dapat menyulitkan penyandang disabilitas.