Anggota DPRD DKI Dukung Usulan Tiket Masuk Ragunan Jadi Rp10.000: 20 Tahun Tak Pernah Naik
Dia mencontohkan insiden seorang anak yang terjatuh ke area kandang gajah pada Mei 2026. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi catatan penting untuk meningkatkan standar keamanan kandang agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Beberapa waktu lalu ada anak yang terjatuh ke area kandang gajah. Nah, ini menjadi salah satu catatan kami dan kami berharap standar keamanan bisa ditingkatkan seiring penyesuaian tarif,” ungkap Kenneth.
Selain meningkatkan kualitas fasilitas, kenaikan tarif diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Ragunan terhadap subsidi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Saat ini, sekitar 70 persen biaya operasional Ragunan masih ditanggung APBD.
“Harapan kami dengan adanya peningkatan tarif ini adalah Taman Margasatwa Ragunan bisa mandiri secara finansial. Efisiensi pada anggaran APBD nantinya bisa digunakan untuk program lain yang lebih membutuhkan,” tutur Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII tersebut.
Kenneth juga menyampaikan sejumlah catatan dari hasil inspeksi lapangan yang dilakukan pada Kamis sore. Menurutnya, tambahan pendapatan dari penyesuaian tarif harus dialokasikan untuk kebutuhan vital, mulai dari sanitasi, kebersihan toilet, hingga program pemuliaan satwa.