Anggota DPRD DKI Dukung Usulan Tiket Masuk Ragunan Jadi Rp10.000: 20 Tahun Tak Pernah Naik
“Kondisi satwa harus tetap prima. Bahkan untuk satwa besar seperti gorila jantan yang saat ini belum memiliki pasangan, kita dorong agar ada skema pertukaran satwa antar kebun binatang agar bisa mendapatkan gorila betina sehingga mereka bisa berkembang biak dengan layak. Kesejahteraan pegawai dan petugas teknis di lapangan juga harus diperhatikan. Semua ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” beber politisi PDI Perjuangan itu.
Tambahan pendapatan juga dinilai dapat digunakan untuk menambah jumlah dokter hewan di Taman Margasatwa Ragunan. Saat ini, jumlah dokter hewan dinilai belum sebanding dengan jumlah satwa yang mencapai lebih dari 2.200 ekor.
“Ada lebih dari 2.200 jumlah satwa di Taman Margasatwa Ragunan, tetapi jumlah dokter hewannya hanya berjumlah 8 orang, kan timpang sekali ini. Kalau penyesuaian tarif tiket masuk bisa menambah pemasukan, maka penambahan dokter hewan harus menjadi hal prioritas yang wajib dilakukan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Taman Margasatwa Ragunan drh. Endah Rumiyanti menyambut baik wacana penyesuaian tarif masuk tersebut.
Endah mengungkapkan, pengelola Ragunan masih sangat bergantung pada APBD DKI Jakarta setiap tahun. Sementara itu, pendapatan dari tiket masuk cenderung stagnan selama dua dekade terakhir.