Anies Bagikan Daging Kurban Diolah jadi Makanan Matang untuk Kaum Duafa

Muhammad Refi Sandi · Senin, 11 Juli 2022 - 14:22:00 WIB
Anies Bagikan Daging Kurban Diolah jadi Makanan Matang untuk Kaum Duafa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan daging matang hasil kurban (Foto : Refi Sandi)

JAKARTA, iNews.id - Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah pihak dalam menyalurkan daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima. Daging kurban juga diolah menjadi makanan matang.

Pemprov DKI berkolaborasi dengan Perumda Dharma Jaya, Baznas Bazis DKI Jakarta, Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI), Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia (APKEPI), UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso), hingga 25 hotel berbintang dan restoran.

"Semangat kolaborasi dalam berbagi ini harus terus tumbuh. Salah satunya cengan menyediakan menu olahan daging kurban yang bervariatif dan siap santap kepada masyarakat seperti ini,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat berkesempatan meninjau langsung kegiatan Dapur Kurban di SMA Muhammadiyah 1, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (11/7/2022).

Anies menambahkan bahwa program Dapur Kurban untuk berbagi daging olahan sudah dikerjakan sejak 2019, di mana saat itu Pemprov DKI Jakarta telah melibatkan hotel-hotel ternama di Ibu Kota untuk memberikan masakan terbaiknya kepada masyarakat prasejahtera di Jakarta.

“Sejak 2019, kita melakukan pengolahan daging kurban untuk dibagikan kepada yang berhak dan proses pengolahan itu dilakukan berbagai pihak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anies menjelaskan bahwa daging yang sudah diolah, sebelum dibagikan, memiliki keunggulan. 

“Mudah-mudahan, mereka menerima ini dengan kemudahan, antara lain pertama, mengurangi kerumitas daging basi, kedua, dengan daging yang dimasak maka saat mereka menerima, mereka tak perlu keluar biaya untuk mengolahnya,” tuturnya.

Untuk diketahui, sebanyak 500 kilogram daging sapi kurban didistribusikan di empat titik lokasi pembuatan Soto Nusantara dari lima UMKM, yakni UMKM binaan Jakarta (Soto Sapi Bang Irwan di Loksem Barito), UMKM yang merupakan soto legendaris Jakarta (Soto Globe H. Oji di Pasar Baru), UMKM milenial (Warpopski di Tebet), dan UMKM yang tergabung dalam Papmiso (Soto Solo Bu Dani dan Rawon Pak Har di SMA Muhammadiyah 1 Jakarta). 

Daging kurban tersebut diolah menjadi 5.500 porsi soto, untuk kemudian disalurkan kepada yatim piatu dan kaum dhuafa yang sudah didata oleh Dinas Sosial DKI Jakarta.

Dalam proses pengolahan daging kurban bersama UMKM tersebut, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta turut berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah DKI Jakarta untuk penyediaan Dapur Bersama di SMA Muhammadiyah 1 Jakarta.

Di samping itu, sebanyak 1.288 kilogram daging sapi kurban didistribusikan kepada 25 hotel dan restoran di lima Wilayah Kota Administrasi, untuk kemudian diolah menjadi 5.250 boks makanan siap santap dan disalurkan kepada 15 RW padat penduduk dari 10 kelurahan (penentuan lokasi berdasarkan Pergub No. 90 Tahun 2018) yang menjadi sasaran pendistribusian daging kurban.

"Sehingga, total jumlah paket Dapur Kurban yang dibagikan sebanyak 10.750 paket," ucap Anies.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda