Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Imsak Jakarta 9 Maret 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
Advertisement . Scroll to see content

Anies : Jakarta Berkontribusi 17 Persen terhadap Perekonomian Nasional

Senin, 13 Juni 2022 - 10:44:00 WIB
Anies : Jakarta Berkontribusi 17 Persen terhadap Perekonomian Nasional
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lampung. (Foto IG Anies Baswedan).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Jakarta berkontribusi sebanyak 17 persen terhadap perekonomian nasional. Selain itu, Jakarta daerah yang konsumsi pangannya sangat tinggi.

"Jakarta berkontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 17 persen dan menjadi salah satu daerah yang konsumsi pangannya sangat tinggi. Sehingga untuk memenuhinya, Jakarta harus berkolaborasi dengan daerah produsen (sentra produksi)," ujar Anies dalam laman Instagram @aniesbaswedan dikutip, Senin (13/6/2022).

Guna memenuhi kebutuhan pangan di Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Food Station Tjipinang Jaya bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Lampung melalui Gapoktan Sari Makmur, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Lampung Timur, Provinsi Lampung. 

Adapun bentuk kerja sama berupa penyerapan hasil panen Gabah Kering Panen (GKP) dan Beras Pecah Kulit (PK) dari Gapoktan Sari Makmur. Penandatanganan kerja sama disaksikan langsung oleh Anies Baswedan di Lampung.

"Alhamdulillah, BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya, bekerja sama dengan Gapoktan Sari Makmur, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Lampung Timur, Provinsi Lampung," ucapnya.

"Food Station akan menjadi standby buyer yang siap menyerap semua hasil panen dari Gapoktan Sari Makmur, baik berupa Gabah Kering Panen (GKP) dan Beras Pecah Kulit (PK), dengan harga yang menguntungkan petani. Saat panen, petani tidak perlu khawatir ke mana hasilnya akan dijual dan dengan harga berapa," tambahnya.

Anies menambahkan kerja sama ini melingkupi hasil di lahan seluas 150 hektare dengan produktivitas 6 ton per hektar. Sementara potensi hasil mencapai 900 ton GKP dan 450 ton beras.

"Sebagai wujud konkrit kerja sama, dalam kesempatan itu langsung direalisasikan pengiriman perdana beras Pecah Kulit Varietas Ciherang sebanyak 10 ton," tuturnya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut