Antisipasi Skenario Terburuk Banjir, BPBD Jakarta Siapkan 403 Lokasi Pengungsian
Untuk mengurangi risiko banjir, Gubernur Jakarta Pramono Anung telah memerintahkan jajarannya melakukan berbagai langkah mitigasi. Upaya tersebut meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pembenahan infrastruktur sumber daya air (SDA), serta pengurasan saluran. Camat dan lurah juga diminta menggerakkan warga untuk membersihkan saluran air dan lingkungan masing-masing.
BPBD turut menyiapkan berbagai peralatan penanganan bencana, seperti perahu karet, tenda pengungsian, toilet mobile, lampu penerangan dan tenda posko beserta perlengkapannya. Sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) juga diaktifkan untuk menyampaikan informasi potensi bencana kepada warga. Pemberitahuan juga dilakukan melalui SMS blast dan televisi digital berdasarkan informasi cuaca dari BMKG.
Maruli menambahkan, petugas gabungan dan peralatan pendukung akan dikerahkan lebih dekat ke wilayah rawan sebelum banjir terjadi jika ada peringatan dini.
"Sebanyak 403 lokasi pengungsian sudah kami siagakan. Mereka juga sudah berkoordinasi secara teknis operasional di lapangan," katanya.
Editor: Reza Fajri