Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumsel Tangani 58 Kasus Karhutla, 17 Perkara Korporasi Didalami
Advertisement . Scroll to see content

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono Siagakan 31 Rumah Sakit dan 44 Puskesmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:40:00 WIB
Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono Siagakan 31 Rumah Sakit dan 44 Puskesmas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengatakan Jakarta masuk dalam daftar wilayah yang terdeteksi terdapat asap akibat karhutla berdasarkan pemantauan citra satelit pada Jumat (16/10/2026).

"Wilayah DKI Jakarta tercantum sebagai wilayah yang terdeteksi terdapat asap dan berada dalam area sebaran asap karhutla," kata Guswanto saat dikonfirmasi.

Namun, dia menegaskan, hasil pemantauan satelit tersebut hanya menunjukkan keberadaan atau sebaran asap di atmosfer. Data itu belum menggambarkan secara langsung konsentrasi polutan di permukaan yang dihirup masyarakat.

Berdasarkan pemantauan BMKG, pergerakan asap di Pulau Jawa terdeteksi mengarah ke tenggara hingga barat. Karena itu, diperlukan pemantauan lebih lanjut untuk memastikan apakah konsentrasi asap di permukaan Jakarta benar-benar meningkat atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas.

"Sehingga perlu terus dipantau apakah konsentrasi asap di Jakarta benar-benar meningkat di permukaan atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas," ujarnya.

Guswanto menambahkan, risiko kesehatan masyarakat lebih tepat dinilai berdasarkan data kualitas udara di permukaan, seperti konsentrasi PM2.5 dan indeks kualitas udara (AQI), bukan hanya dari citra satelit sebaran asap.

"Yang paling menentukan risiko kesehatan adalah data kualitas udara (PM2.5/AQI) saat itu, bukan hanya citra satelit sebaran asap," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut