Berburu Buku di Kapal Doulos Hope, Warga Rela Antre hingga 3 Jam
Lina menuturkan dia meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di GRJU sekitar pukul 11.00 WIB. Dia memilih membeli tiket langsung di lokasi karena tiket yang tersedia secara daring sudah habis.
“Antrenya? Wah, tiga jam-an kayaknya antrenya,” kata Lina sambil tertawa di lokasi pameran.
Meski harus menunggu lama, Lina tetap bersemangat mengunjungi Doulos Hope yang kembali hadir di Jakarta setelah 38 tahun. Sebelumnya, kapal saudaranya, Doulos, pernah mengunjungi Jakarta dan bersandar pada 7-12 April 1988.
Lina sengaja mengajak Aidan karena menilai pameran buku di atas kapal memberikan pengalaman yang unik dan berkesan. Menurut dia, kesempatan seperti itu tidak selalu bisa ditemui.
“Seru ya, ngelihat berbagai macam buku dari internasional, terus ya, ya asyik aja sih pokoknya. Jadi walaupun capek, ya udah lah gas aja,” ujarnya.
Dia berharap pameran buku seperti Doulos Hope dapat lebih sering digelar. Menurut Lina, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan mendorong mereka lebih banyak membaca.
“Sering-sering ada kali ya. Soalnya edukasi juga kan buat anak-anak,” tuturnya.
Editor: Aditya Pratama