Crazy Rich Helena Lim Dapat Vaksin Gratis, Wagub DKI: Mereka Ngaku Pegawai Apotek

Komaruddin Bagja Arjawinangun · Minggu, 14 Februari 2021 - 02:37:00 WIB
Crazy Rich Helena Lim Dapat Vaksin Gratis, Wagub DKI: Mereka Ngaku Pegawai Apotek
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Kasus pemberian vaksin gratis kepada konglomerat atau crazy rich sekaligus selebgram Helena Lim dan keluarganya terus bergulir. Berdasarkan penelusuran Insepktorat DKI Jakarta, empat orang, termasuk Helena Lim tercatat sebagai pegawai apotek.

Ternyata, mereka adalah pemilik apotek dan keluarganya. Dengan fakta ini, ada potensi penyalahgunaan dari pemilik atau pimpinan apotek terkait data-data yang diberikan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, petugas puseksmas telah menjalankan standar operasional prosedur (SOP) saat memberikan vaksin gratis kepada crazy rich Helena Lim dan keluarganya. Pemprov DKI telah melakukan penelusuran atas kasus itu dan tidak menemukan penyalahgunaan aturan di pihak petugas puskesmas. 

"Terkait kasus selebgram (Helena Lim), yang bersangkutan bersama keluarga. Jadi ada pemilik, istri pemilik, anak pemilik, dan Helena yang diaku sebagai keluarga, mendapat surat keterangan dari Apotek Bumi di Kebon Jeruk untuk dapatkan fasilitas vaksin. Memang sesuai ketentuan peraturan Kemenkes, dimungkinkan bagi dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan bahkan pelayan kesehatan termasuk pegawai pelayan di apotek itu menjadi prioritas yang mendapat vaksin," kata Riza kepada wartawan, Sabtu (13/2/2021).

Namun demikian, ujar Ariza, sapaan akrab Ahmad Riza Patria, dalam perkembangannya yang sedang dicek, petugas puskesemas tidak melakukan penyalahgunaan aturan.

"Kami menurunkan inspektorat. Hasilnya petugas kami di puskesmas telah melaksanakan sesuai SOP yang baik. Namun, di sisi lain, telah diketahui setidaknya ada potensi penyalahgunaan dari pemilik atau pimpinan apotek terkait data-data yang diberikan," ujar Wagub DKI.

Ariza menuturkan, satu sisi menurut aturan yang mendapat vaksin adalah pelayan apotek. Di sisi lain diakui bahwa keempat orang itu, termasuk Helena Lim, adalah pegawai atau pelayan apotek. Ternyata diketahui yang bersangkutan, Helena Lim adalah keluarga pemilik apotek. 

Masalah ini sudah ditangani oleh kepolisian jadi masyarakat bersabar menunggu hasil dari kepolisian. "Kami mengingatkan kepada kita semua, presiden jokowi sudah menyampaikan bahwa semua masyarakat indonesia akan dapat vaksin gratis dan kita memprioritaskan vaksin kepada tenaga kesehatan," tutur Ariza. Komaruddin Bagja Arjawinangun

Editor : Agus Warsudi