Demo Ricuh di Depan Gedung DPR, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Muhamad Rizky ยท Sabtu, 18 Juli 2020 - 12:56 WIB
Demo Ricuh di Depan Gedung DPR, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Demo di DPR Ricuh (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya menetapkan 1 dari 20 orang yang terlibat dalam kericuhan sebagai tersangka pada saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

"Sementara satu sudah kita tetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/7/2020).

Yusri tidak menjelaskan secara rinci identitas pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Namun pelaku merupakan pelempar batu kepada polisi.

"Terkait pelemparan yang kemarin itu, ya terkait pelemparan ke polisi ya," kata.

Adapun saat ini polisi masih berusaha mendalami 19 orang yang diamankan lainnya apakah terlibat atau tidak.

"Saya belum tahu nih yang mana dari 20 orang ini, karena memang rata-rata mereka ini pelajar dan pengangguran sih ya. Jadi ini orang-orang penyusupan," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengankan 20 orang terkait kericuhan dalam aksi unjuk rasa yang di gelar di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (16/7/2020) lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat membenarkan terkait puluhan orang yang diamankan tersebut.

"Ada (yang diamankan). Kalau totalnya ada 20 orang cuma kebanyakan anak-anak sih," kata Tubagus saat dihubungi, Jumat (17/7/2020).

Tubagus mengatakan puluhan orang yang diamankan tersebut bukan dari elemen mahasiswa maupun buruh, kebanyakan adalah anak-anak yang masuk untuk membuat kericuhan.

"Mereka perusuh ada anak-anak masih dibawah usia. Tapi yang jelas itu bukan dari bagian buruh, bukan dari bagian mahasiswa, bukan pula dari yang menolah HIP itu loh ya," terangnya.

Seperti diketahui, elemen mahasiswa, serikat buruh, hingga organisasi masyarakat sipil lainnya menggelar aksi unjuk rasa yang menuntut pencabutan RUU HIP dan menolak RUU Omnibus Law Ciptaker kemarin.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq