Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK Bubar setelah Ada Kesepakatan dengan Sekjen DPR

Maria Neti Indrawati ยท Kamis, 19 September 2019 - 22:16 WIB
Demo Tolak RKUHP dan RUU KPK Bubar setelah Ada Kesepakatan dengan Sekjen DPR

Masiswa dari sejumlah universitas di Jakarta yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Sipil berdemonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta Kamis (19/9/2019). (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Masiswa dari sejumlah universitas di Jakarta yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Sipil berdemonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta Kamis (19/9/2019). Mereka menolak Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK).

Pantauan di lokasi, mereka baru membubarkan diri pukul 20.30 WIB dan lalu lintas kembali normal yang sebelumnya sempat tersendat karena demonstrasi tersebut. Mereka membubarkan diri setelah perwakilan massa bertemu dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar.

"Kami mahasiswa sangat kecewa dengan DPR dan pemerintah saat ini. Mereka membuat rancangan undang-undang secara bersamaan," ujar Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), Elang di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Masiswa dari sejumlah universitas di Jakarta yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Sipil berdemonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta Kamis (19/9/2019).

Dari pertemuan perwakilan mahasiswa dengan Sekjen DPR menghasilkan empat poin kesepakatan, pertama meminta Sekjen DPR untuk mengagendakan pertemuan dalam empat hari ke depan dengan mahasiswa yang hadir saat ini dan dosen beserta anggota dewan sebelum 24 September 2019.

Kedua, memohon agar anggota DPR tidak mengesahkan dahulu RUU yang dianggap bermasalah. Di antaranya RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Mineral dan Batu Bara serta RKUHP.

Ketiga, mengundang mahasiswa yang hadir dalam mediasi 19 September 2019 beserta dosennya untuk dihadirkan dalam setiap rapat pembahasan tingkat I dan II di gedung parlemen. Keempat, Sekjen DPR akan menyampaikan hasil-hasil audiensi kepada anggota DPR dan seluruh anggota.

Hasil kesepakatan tersebut ditandatangani perwakilan mahasiswa dan Sekjen DPR Indra Iskandar serta dibacakan secara terbuka di hadapan peserta demonstrasi.

Dalam demonstrasi itu, mereka membawa spanduk putih bertertuliskan, Gedung Ini Disita Mahasiswa. Spanduk tersebut dibentangkan di pagar Gedung DPR.

Editor : Kurnia Illahi