Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sayap Pesawat Nyangkut di Rumah Warga Bogor gegara Puting Beliung, BMKG Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Deteksi Dini Perilaku Lebay, Dinkes Periksa Kejiwaan Pelajar Bogor

Senin, 26 Maret 2018 - 11:44:00 WIB
Deteksi Dini Perilaku Lebay, Dinkes Periksa Kejiwaan Pelajar Bogor
Ilustrasi pelajar (Foto: DOK/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Melalui kegiatan ini, lanjut Ria, harapannya pelajar yang bertindak sebagai kader kesehatan di sekolah bisa merangkul teman-temannya yang terindikasi memiliki perilaku tersebut. Mengingat pelajar usia belasan tahun memasuki fase lebay, yakni hal kecil yang dibesar-besarkan.

“Fase remaja ini, tidak berani menyampaikan keinginannya, jadi dibutuhkan orang ketiga untuk mendampingi, bisa teman dekat, guru BP,” ucapnya.

Dalam sosialisasi kesehatan jiwa ini, pelajar diarahkan untuk berfikir bahwa jangan merasa paling lebay sendiri, tidak boleh membully, ataupun sikap kakak kelas yang mengintimidasi adik kelas. “Kekerasan fisik, bulying, adalah hal-hal yang membuat anak-anak lebih depresi,” tuturnya.

Deteksi dini cemas dan depresi melalui SRQ 20 ini, lanjut Ria, untuk lebih mengerti kondisi kesehatan para pelajar, dengan mengisi jawaban dari 20 pertanyaan yang berhubungan dengan keluhan atau masalah tertentu yang mungkin dirasakan mengganggu selama 30 hari terakhir.

Dalam menjawabnya pertanyaan tersebut jika keluhan atau masalah yang ditanyakan sesuai dengan kondisi yang dirasakan, maka penjawab dapat mencentang kolom jawaban YA, atau jika tidak mencentang kolom jawaban TIDAK. “Minimal dari SRQ 20 ini kita bisa tau ada gangguan kecemasan dan depresi yang dialami para pelajar ini atau tidak,” kata Ria.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut