Ditinggal Sandiaga Uno Setahun, Anies Bosan Sendiri Mengurus Ibu Kota Jakarta

Wildan Catra Mulia ยท Selasa, 27 Agustus 2019 - 14:25 WIB
Ditinggal Sandiaga Uno Setahun, Anies Bosan Sendiri Mengurus Ibu Kota Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Setahun sudah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengurus ibu Kota sendiri tanpa wakil. Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini pun mulai merasa bosan.

Anies berharap para anggota DPRD DKI yang baru dilantik Senin, 26 Agustus 2019 dapat dengan cepat memproses pemilihan wakil gubernur (wagub) pendampingnya.

"Memprosesnya lebih cepat, lebih baik, dengan begitu nanti saya tidak main single terus main double kalau badminton tuh," kata Anies di Balai Kota, Jakarta. Selasa (27/8/2019).

Mentan rektor Universitas Paramadina ini juga berharap, para wakil rakyat ibu kota dapat menjadikan pemilihan wagub sebagai agenda awal. "Mudah-mudahan nanti dewan memasukkan agenda pemilihan wakil gubernur sebagai salah satu agenda awal di masa tugasnya karena dua nama sudah disampaikan kepada dewan, sekarang kita tunggu dewan," tutur Anies.

Sebelumnya, Anies mengaku tak sadar sudah hampir setahun tanpa pendamping hingga Kamis (8/8/2019) lalu para awak media menanyakan perkembangan pemilihan wagub yang tak kunjung selesai.

"Saya baru ngeh (sadar) dua hari yang lalu waktu di acara Kadin teman-teman nanya 'Pak 2 hari lagi anniversary jomblo’. Biasanya anniversary (perayaan) itu ketika berpasangan, ini anniversary ketika jomblo, mudah-mudahan segera ada," katanya di Jakarta, Sabtu (10/8/2019).

Anies mengakui sebenarnya sangat rindu sosok yang menemaninya dalam memimpin dan mengurus Ibu Kota. Terlebih, waktu kosong yang lama ini membuat dirinya terkadang keteteran dalam menentukan jadwal sehari-hari.

"Karena saya ingin sekali sebenarnya tugas-tugas yang sekarang bisa dibagi, terutama pemerintah itu ada kegiatan dalam artian programnya, ada juga kegiatan representasi dan ada juga kegiatan yang juga sifatnya seremonial. Itu menyita waktu. Nah, kalau kita bisa bagi itu lebih ideal jadi mudah-mudahan secepatnya," tuturnya.


Editor : Djibril Muhammad