DPRD DKI Kecam Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras di Ajang Musik: Jangan Terulang!
JAKARTA, iNews.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengecam adanya kegiatan tantangan hafalan Al-Quran berhadiah minuman keras (miras) yang digelar di salah satu booth sponsor di ajang musik The Sounds Project. Suhud mengingatkan khususnya kepada pelaku usaha hiburan, agar tidak mempermainkan simbol agama sebagai gimmick untuk menarik pengunjung.
"Jangan sampai ini terulang di masa yang akan datang dalam kegiatan hiburan-hiburan lainnya," ujar Suhud, dikutip dari keterangan Pemerintah Provinsi Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Menurut Suhud, para pelaku usaha seharusnya lebih fokus mengembangkan inovasi bisnis yang sehat dan kreatif. Dia menilai gimmick dalam kegiatan hiburan sebaiknya tidak menyentuh atau menyinggung ranah keagamaan.
"Sebaiknya yang dilakukan para pengusaha demikian, sehingga hiburan di kota Jakarta yang menuju kota global ini tetap kreatif, inovatif dan berbudaya," kata Suhud.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung juga mengecam keras promosi minuman keras gratis yang dikemas dalam bentuk tantangan hafalan surat Al-Quran dan viral di media sosial (medsos).
Pramono akan menindak tegas kegiatan tersebut. Menurutnya, tindakan yang mengaitkan promosi miras dengan simbol keagamaan dapat menodai dan mencederai kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik di Jakarta.
"Yang berkaitan dengan promosi minuman keras yang viral, apalagi dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, ini sungguh-sungguh menodai kehidupan keagamaan yang sangat, yang kita jaga bersama di Jakarta," kata Pramono pada Selasa (11/8/2026).
Editor: Reza Fajri