Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota DPRD Kecam Tantangan Hafalan Alquran demi Miras di Sounds Project Ancol, Desak Usut Tuntas
Advertisement . Scroll to see content

Hafalan Alquran Berhadiah Miras Berbuntut Panjang, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Massa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:17:00 WIB
Hafalan Alquran Berhadiah Miras Berbuntut Panjang, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Massa
Massa mendatangi rumah orang tua MC pembuat challenge hafalan Alquran berhadiah miras di Bekasi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan aksi massa yang diduga mendatangi rumah master of ceremony (MC) pembuat challenge hafalan Alquran Surat Ad Dhuha berhadiah minuman keras (miras). Peristiwa itu terjadi di kawasan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026) malam.

Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah massa dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) terlihat mendatangi rumah MC tersebut sekitar pukul 19.30 WIB. Aksi itu diduga karena keresahan massa dengan challenge berhadiah miras yang sebelumnya viral.

Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi mengatakan polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya keributan. Polisi kemudian memberikan penjelasan kepada massa hingga akhirnya mereka membubarkan diri.

“Jadi mereka itu kan nggak paham, makannya saya kasih pemahaman akhirnya mereka membubarkan diri,” kata Akhmadi saat dihubungi, Rabu (12/8/2026).

Akhmadi menjelaskan, rumah yang didatangi massa bukan merupakan tempat tinggal MC tersebut. Rumah itu merupakan kediaman orang tua sang MC yang telah meninggal dunia. 

Meski demikian, MC tersebut terkadang masih datang ke rumah tersebut.

“Jadi itu adalah rumah orang tuanya, tapi orang tuanya meninggal, tapi dia suka ke situ,” ujar Akhmadi.

Saat massa datang, MC yang menjadi sasaran juga tidak berada di lokasi. Polisi kemudian meminta massa membubarkan diri karena persoalan tersebut telah ditangani oleh kepolisian.

“Saya kasih pemahaman, bahwa itu sudah ditangani sama polisi,” ucapnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan aksi challenge yang diduga dibuat oleh salah satu brand minuman keras. Dalam video yang viral, peserta ditantang menghafalkan Surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan hadiah berupa minuman beralkohol.

Aksi tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak karena dianggap mencampurkan aktivitas keagamaan dengan promosi minuman keras.

Polisi juga telah turun tangan melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Sejumlah saksi dari acara konser The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, telah dimintai keterangan.

Di tengah derasnya kecaman, The Sounds Project mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.

Melalui pernyataan resminya, The Sounds Project mengaku membutuhkan waktu sebelum memberikan klarifikasi. Pihak penyelenggara mengatakan kejadian tersebut melibatkan banyak pihak, sehingga mereka perlu memastikan fakta yang sebenarnya sebelum mengambil sikap.

“Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini. Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan,” tulis The Sounds Project, dikutip Selasa (11/8/2026).

Sementara itu, Newport selaku brand miras yang dilibatkan dalam challenge tersebut juga telah buka suara. Manajemen Newport menegaskan aktivitas membaca Alquran tersebut bukan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh brand.

Menurut pihak Newport, aksi tersebut muncul secara spontan dari salah seorang pengunjung yang berada di lokasi.

“Kami perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi,” tulis manajemen Newport dalam pernyataan resminya.

Penjelasan Newport tersebut sejalan dengan keterangan MC yang bertugas di booth saat kejadian, Ega.

Dia mengungkap seorang pengunjung tiba-tiba mengambil alih mikrofon miliknya ketika acara memasuki jeda. Pengunjung tersebut kemudian membuat sayembara kepada pengunjung lainnya untuk melafalkan salah satu surat dalam Alquran.

Ega mengakui lalai karena tidak segera mengambil kembali mikrofon tersebut setelah mengetahui adanya sayembara. Dia juga menegaskan pihak brand tidak memiliki sangkut paut dengan aksi tersebut.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut