Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Mendag soal Beras Premium Langka di Ritel Modern, Minta Bulog Tambah Pasokan 
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Tembus di Atas Rp13.000 per Kg, Pemerintah Buka Peluang Subsidi Perajin Tahu-Tempe

Selasa, 06 Oktober 2026 - 12:56:00 WIB
Harga Kedelai Tembus di Atas Rp13.000 per Kg, Pemerintah Buka Peluang Subsidi Perajin Tahu-Tempe
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan Budi Santoso merespons kenaikan harga kedelai impor yang kembali merangkak di pasar domestik. Pemerintah membuka peluang subsidi harga bagi kalangan perajin tahu dan tempe.

Pemerintah, kata Budi, tengah menyiapkan langkah mitigasi cepat melalui konsolidasi antarkementerian untuk menjaga keterjangkauan harga pangan olahan berbasis kedelai bagi masyarakat.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan serta Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per awal Oktober 2026, harga rata-rata kedelai biji kering impor nasional bertengger di kisaran Rp13.600 hingga Rp13.700-an per kilogram. 

Angka riil tersebut telah melampaui plafon Harga Acuan Penjualan (HAP) yang diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, yakni maksimal Rp12.000 per kilogram di tingkat perajin tahu dan tempe serta Rp11.500 per kilogram di tingkat importir.

Kemendag lantas membuka opsi penyaluran subsidi kedelai menyusul lonjakan harga bahan baku tahu dan tempe tersebut yang kini menembus Rp13.200 per kilogram di pasaran. Langkah penanganan tengah disiapkan melalui koordinasi lintas kementerian untuk melindungi kelangsungan usaha para perajin tahu dan tempe di tingkat akar rumput.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut