Jelang Konferwil, Kiai Said Aqil dan Jajaran NU se-DKI Doakan Gus Jazil
Sebelum menyampaikan tausiyah, Kiai Said memimpin doa usai digelar pembacaan alquran dan istigasah bersama. Kiai Said kemudian menyampaikan tausiyah agama.
Dalam tausiyahnya, Kiai Said pun membahas terkait niat Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid-untuk maju sebagai calon ketua PWNU DKI Jakarta pada Konferwil mendatang.
Langkah Gus Jazil yang memulai langkahnya maju sebagai calon ketua PWNU dengan lebih dulu menggelar acara doa dan selamatan dinilai sebagai langkah yang baik. "Dimulai dengan melakukan selamatan dulu, caranya baik, tidak membabi buta untuk memajukan NU," katanya.
Kiai Said juga menyoroti kondisi NU di DKI yang masih perlu banyak pembenahan. Dia mencontohkan, madrasah-madrasah di DKI umumnya tidak terpasang papan tulisan "LP Ma'arif NU". Padahal, mayoritas warga DKI menjalankan amaliyah ala ahlussunnah waljamaah. "Ma'arif sama sekali tidak kelihatan (papan nama LP Ma'arif), yang kelihatan hanya Ansor dan Muslimat," ungkapnya.
Kiai Said berharap Ketua PWNU DKI ke depan, siapa pun yang terpilih agar memasang papan nama NU di berbagai lembaga pendidikan. "Siapa pun yang jadi, ya mudah-mudahan yang punya hajat ini (Gus Jazil)," katanya.