Kadishub DKI Klaim Ganjil-Genap Turunkan 4 Persen Volume Kendaraan di Jakarta

Fakhrizal Fakhri ยท Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:34 WIB
Kadishub DKI Klaim Ganjil-Genap Turunkan 4 Persen Volume Kendaraan di Jakarta

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengklaim penerapan ganjil-genap di jalan protokol berhasil menurunkan 4 persen volume kendaraan roda empat alias mobil di Ibu Kota. Penerapan ganjil-genap, menurut dia, berhasil memangkas setiap antrean di persimpangan jalanan Jakarta.

"Jadi terkait pelaksanaan ganjil-genap memang hasil evaluasi kami khususnya pada tiga hari lalu mulai Senin hingga Rabu itu terjadi peningkatan kinerja lalu lintas untuk volume lalu lintas terjadi penurunan memang rata-rata sekitar 4 persen," kata Syafrin di FX Senayan, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Syafrin menerangkan, ganjil-genap juga meningkatkan pengguna layanan angkutan umum mencapai 3 persen. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengantisipasi lonjakan tersebut.

"Ini rata-rata di angkutan umum di Transjakarta, MRT, lRT dan KRL. Namun saya sampaikan untuk peningkatan ini sebenarnya masih bisa di-cover angkutan umum sebelum ganjil-genap di uji cobakan kemarin," ujarnya.

Dishub DKI Jakarta juga telah menambah armada di Transjakarta. Selain itu, PT KAI juga menambahkan jumlah KRL guna mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut.

Kebijakan ganjil-genap saat ini, Syafrin mengungkapkan, berbeda dengan ganjil-genap sebelum adanya pandemi Covid-19. Sebelum pandemi Covid-19 kebijakan ganjil genap bertujuan memindahkan pergerakan orang dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

"Tapi saat ini dengan physical distancing dan pengaturan di hulunya di mana untuk pekerja sudah dibagi shift dan tetap menjalankan WFH 50 persen sehingga pergerakan orang dengan kendaraan pribadi itu menjadi indikator utama tinggi atau tidaknya mobilitas warga," tuturnya.

Syafrin mengingatkan, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Pemprov DKI masih terus berupaya melakukan penanganan guna mencegah penyebaran virus corona tersebut.

"Pada saat mendapatkan jadwal WFH maka disiplin berada di rumah. Jangan melakukan pergerakan yang tidak penting sehingga tujuan gage pada saat pandemi adalah sebagai instrumen kebijakan pembatasan pergerakan orang," katanya.

Editor : Djibril Muhammad