KAI Bolehkan Penumpang Belum Vaksin Naik Kereta Jarak Jauh, Ini Syaratnya

Haryudi · Senin, 26 Juli 2021 - 10:25:00 WIB
KAI Bolehkan Penumpang Belum Vaksin Naik Kereta Jarak Jauh, Ini Syaratnya
Penumpang kereta api jarak jauh yang belum vaksin diperbolehkan naik kereta api jarak jauh dengan sejumlah syarat. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyebut penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang akan berangkat dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Karawang, dan Cikampek tak lagi wajib membawa STRP. Hal itu sesuai dengan aturan perpanjangan PPKM Level 4 yang berlaku mulai hari ini, Senin (26/7/2021).

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan calon penumpang kereta api tetap harus menunjukkan surat atau sertifikat vaksin minimal vaksinasi covid-19 dosis pertama. Namun calon penumpang yang belum divaksin karena alasan medis mendapat pengecualian dengan menunjukkan sejumlah dokumen.

"Bagi pelanggan KAJJ yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan kereta api dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku," ucapnya di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Syarat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan juga diwajibkan bagi seluruh calon penumpang kereta api.

Selain itu, untuk pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

"Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen. PT KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19," ujar Eva.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2