Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka 80 Sekolah di Bekasi Ditunda
Menurutnya, evaluasi akan terus dilakukan sembari menunggu arahan lebih lanjut dari gugus tugas tingkat Kota mengenai jumlah sekolah yang akan melakukan ATHB-SP."Kita menunggu arahan, kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama," ucapnya.
Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, jumlah sekolah tingkat SD dan SMP yang telah menggelar pembelajaran ATHB-SP saat ini sebanyak 220 sekolah. Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dan telah memetakan sekolah yang di zona merah.
Selain itu, kata dia terus mengevaluasi, setiap sekolah wajib bekerja sama dengan Puskesmas setempat dan gugus tugas tingkat wilayah. Dinas pendidikan juga mengintruksikkan kepada Kepala Sekolah untuk selalu melakukan pengendalian Covid kepada warga belajar (peserta didik, guru, TU, OB dan security).
Kemudian menyediakan sarana penunjang protokol kesehatan setiap hari selama proses belajar mengajar dan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat."Kami masih terus melakukan evaluasi serta menunggu arahan dari Gugus Tugas , kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama,” katanya.
Editor: Kurnia Illahi