Kasus Sopir Alphard dan Satpam Bundaran HI Berakhir Damai
“Jadi saya sampaikan bahwa terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya,” ujar Braiel.
Selain itu, polisi mengungkapkan sopir bersama dua penumpang Toyota Alphard tersebut merupakan anggota Polda Jawa Barat. Dugaan tindakan arogan saat insiden berlangsung juga diproses oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Barat.
“Kemudian terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini malam ini juga akan ditindaklanjuti dari Subbid Propam Polda Jawa Barat,” jelasnya.
Sebelumnya viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan keributan di sekitar penyeberangan Halte Bundaran HI. Kronologi kejadian kemudian dibagikan oleh salah satu pengguna Threads.
Dalam narasi yang beredar, lampu penyeberangan pejalan kaki saat itu sudah menyala hijau dan seorang petugas keamanan sedang membantu warga menyeberang jalan. Pada waktu bersamaan, sebuah Toyota Alphard hitam berpelat nomor D 1**8 XHQ diduga tetap melaju melewati jalur penyeberangan.
Petugas keamanan kemudian menegur pengemudi. Berdasarkan narasi yang beredar, petugas sempat memukul bodi mobil sebagai bentuk teguran. Tindakan tersebut memicu reaksi penumpang kendaraan.
“Ngeplak bodi mobil. Menurut narasi yang beredar, teguran itu justru memicu reaksi dari penumpang mobil. Sejumlah orang disebut turun dari kendaraan dan membawa petugas sekuriti tersebut ke pos keamanan,” tulis keterangan dikutip dari IG @_thinksmart.id, Kamis (23/7/2026).
Editor: Puti Aini Yasmin