Kebakaran Pabrik Helm di Bogor, Karyawan Panik Berhamburan ke Luar
Hal serupa disampaikan Kepala Desa Sukamulya, Ikhwan Nur Arifin. Dia yang menyebut api cepat menyebar karena kondisi pabrik yang dipenuhi bahan mudah terbakar.
"Api dengan cepat membesar karena di sini banyak bahan-bahan yang mudah terbakar," kata Ikhwan.
Berdasarkan keterangan sementara dari karyawan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari kompresor di bagian pengecatan helm.
Petugas berjibaku selama hampir empat jam untuk mengendalikan api. Hingga kini, proses pendinginan masih berlangsung untuk mencegah api kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Editor: Kurnia Illahi